Pertemuan BAPPEDA Kukar dengan SKK MIGAS Perwakilan Kal-Sul

Nov 17, 16 Pertemuan BAPPEDA Kukar dengan SKK MIGAS Perwakilan Kal-Sul

Samarinda, Kamis, 10 Nopember 2016, (BERITA CSR KUKAR), Rapat Koordinasi SKK Migas dengan Bappeda Kutai Kartanegara dilaksanakan pada hari Kamis, 10 November 2016, bertempat di Hotel Aston, Samarinda. Rapat dipimpina oleh Kepala Urusan Humas dan Kelembagaan SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kal-Sul), Bambang Arianto K., dengan Bappeda Kutai Kartanegara. Rapat dihadiri juga oleh perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) dari Vico Indonesia, Total E&P Indonesia, Chevron, Pertamina dan Eni serta perusahaan K3S lainnya. Rapat kerja pembentukan tim kecil dan agenda kerja merupakan rapat pertama sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan Wakil Bupati Kutai Kartanegara dengan SKK Migas Kal-Sul di Balikpapan, yang dilaksanakan pada tanggal 1 November 2016. Rapat ini juga, mendiskusikan sinergitas perencanaan program TJS perusahaan K3S wilayah operasi Kutai Kartanegara dengan Program Prioritas Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara serta pemaparan Program TJS 2016 dan Rencana Program TJS 2017 dari Vico Indonesia dan Total E&P Indonesie. Paparan juga disampaikan oleh Bappeda Kabupaten Kutai Kartanegara berisi tentang tawaran desain kerjasama sinergitas Program CSR bersama SKK Migas. Dalam rapat koordinasi ini, telah terbentuk tim kecil, dimana sebagai penanggungjawab Wakil Bupati Kutai Kartanegara dan Kepala Perwakilan SKK Migas Kal-Sul, Ketua Tim terdiri dari Kepala Bappeda dan Kepala Urusan Humas SKK Migas Kal-Sul, sebagai Sekretaris dari Pertamina EP Asset 5 Sanga-Sanga dan Bappeda Kutai Kartanegara. Sedangkan anggota terdiri dari unsur TJS Hulu Migas dan Bappeda Kutai Kartanegara. Disepakati juga pada pertemuan tersebut berupa Agenda Kerja Tim Kecil dan langkah-langkah jangka pendek yang perlu dilakukan bersama oleh Tim Kecil yang telah terbentuk. Bambang Arianto K., dalam pengantarnya mengatakan TJS menjadi bentuk tanggungjawab sosial kepada masyarakat dan lingkungan pada kawasan operasi perusahaan dan sekitarnya. Untuk itu, SKK Migas berinisiatif berjabat erat dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam peneraparan TJS ini. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mengakselerasi pencapaian pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya dalam mendukung program-program strategis Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2021. Bappeda Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Kepala Bidang Pengkajian dan Pembiayaan Pembangunan Daerah (P3D), Drs. Agus Suharto, M.Si., menyampaikan masih belum adanya sinergi perencanaan dan pelaksanaan antara program pemerintah dengan agenda kegiatan TJS Industri Hulu Migas. Oleh karenanya, dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan ini perlu dirumuskan efektivitas pemanfaatan dana CSR yang merupakan TJS perusahaan, dengan mempertimbangkan prioritas program pembangunan yang telah disusun di Kabupaten Kutai Kartanegara. Antara lain dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan UMKM serta pengentasan kemiskinan. Selain daripada itu juga dalam rangka mendukung penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Kutai Kartanegara. Dari rapat koordinasi yang sudah dilaksanakan diharapkan terjadi sinkronisasi antara program TJS industri hulu migas dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, sehingga diharapkan tercipta sinergi, akselerasi dan percepatan pembangunan yang tepat dan sesuai kebutuhan bagi masyarakat. Bappeda Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Kasubid. Pembiayaan Pembangunan Daerah, Saiful Bahri, S.Hut., M.Si., menambahkan, dalam merencanakan dan mendesain program CSR diperlukan sasaran dan target sehingga setiap kegiatan atau hasil kegiatan yang dilaksanakan nantinya dapat direncanakan, diukur, dan dinilai mengenai cara mencapainya. Dan sebagai bentuk dari hasil pelaksanaan kegiatan tersebut kiranya dapat dievaluasi sebagai dasar bagi perencanaan dan pelaksanaan kegiatan selanjutnya. Lebih lanjut, disampikan kegiatan CSR berasal dari kegiatan-kegiatan yang disusun oleh Pemkab Kukar yang ditawarkan di dalam aplikasi CSR agar bisa direspon oleh perusahaan yang telah memiliki kesepakatan dan natinya akan diberikan akun mitra CSR Kukar.” (ashi, P3D).