Kunjungan Pansus DPRD Provinsi Kaltim Bahas Raperda RZWP3K

Apr 11, 19 Kunjungan Pansus DPRD Provinsi Kaltim Bahas Raperda RZWP3K

Pansus DPRD Provinsi Kaltim berkunjung ke Kantor Bappeda Kukar, untuk membahas Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Pulau-Pulau Kecil Kalimantan Timur ( RZWP3K ). Kunjungan 3 orang anggota pansus tersebut diterima oleh Kepala Bappeda Kukar Wiyono di Ruang Rapat Lantai 2 dan dihadiri oleh oleh perwakilan OPD yakni dari Diskan Laut, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah, Kamis (11/04/2019).

Ketua Pansus Mursidi Muslim dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kerja pansus saat ini ada pada tahap penyusunan dokumen antara. Tahapan ini ditandai dengan pencapaian selesainya alokasi ruang, analisis kesesuaian perairan laut dan non spasial yang akan dituangkan dalam peta RZWP3K, dan pemanfaatan ruang dan indikasi program.

Mursidi Muslim berharap kunjungan ke Kukar ini bisa mendapatkan informasi dan aspirasi tentang rincian zona kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil tertentu dalam RZWP3K yang memuat daya dukung wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dan daya tampung wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kedua, mendaptkan informasi dan aspirasi tentang ruang penghidupan dan akses nelayan kecil, nelayan tradisional, pembudidaya ikan kecil, petambak garam kecil, dan wilayah masyarakat hukum adat dan kearifan lokal di perairan pesisir dan pulau-pulau kecil di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ketiga untuk membahas pengelolaan wilayah pesisir di sepanjang garis pantai Kabupaten Kukar. Keempat adalah untuk meminta mengirimkan utusan dan menyampaikan masukan lisan dan tertulis saat dilaksanakan konsultasi publik dokumen antara RZWP3K atau uji publik Raperda RZWP3K.

Menanggapi hal tersebut Kepala Bappeda Kukar menanggapi positif kunjungan tersebut. Wiyono berharap agar produk hukum yang sedang dirancang akan bermanfaat bagi banyak pihak dan dapat memberikan kepastian hukum agar dan tidak menghambat masyarakat dalam melakukan usaha di wilayah yang dibahas tersebut kelak jika sudah berlaku secara hukum.

Wiyono berharap agar Kabupaten Kukar banyak mendapat keuntungan dari perda ini nantinya. Raperda tersebut membahas 6 zona dimana 3 diantaranya ada di wilayah Kabupaten Kukar yakni Sanga-Sanga, Muara Jawa, dan Samboja. Wiyono mengatakan perda ini nantinya akan bermanfaatl untuk menjaga kawasan konservasi.

Dijelaskannya bahwa ada pergeseran dari Millenial Development Goals menjadi berorientasi pada Sustainable Development Goals. Dan hal ini sangat bagus untuk mengembangkan potensi perikanan bagi Kabupaten Kukar. (Nop).