Bappeda Kukar – PHM Gelar Diskusi Lanjutan

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan terdahulu antara Bappeda Kukar dengan Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Bappeda dan PHM kembali menggelar diskusi lanjutan dalam upaya menyamakan persepsi tentang rencana pembangunan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Program Pengembangan Masyarakat dari Pertamina Hulu Mahakam, bertempat di Ruang Sekretaris Bappeda Kukar Selasa (09/04/2019) lalu.

Sekretaris Bappeda Agus Suharto yang juga Ketua Tim Fasilitas TJSP Kabupaten Kukar berharap bahwa program-program yang akan dilaksanakan oleh pihak PHM dapat bersinergi dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam upaya pencapaian target yang telah di tetapkan dalam Dokumen RPJMD dan RKPD.

Kepala Departemen CSR PHM, Elis Fauziyah pada kesempatan ini menjelaskan bahwa PHM dalam menyusunan rencana strategis yang diturunkan dalam Program PPM ada 2 pola, yaitu program yang sifatnya jangka panjang (Program Unggulan) dan yang jangka pendek untuk usulan masyarakat melalui proposal.

Dijelaskan Elis, Untuk Program jangka panjang melalui program unggulan bentuknya adalah program pemberdayaan masyarakat dalam upaya meningkatkan perekenomian dan pengurangan tingkat pengangguran, Sedangkan untuk jangka pendek program yang diberikan sifatnya lebih ke amal / “Charity”.

Lebih lanjut Elis menjelaskan, untuk Program Unggulan Sebelum menjalankan program unggulan, pihak PHM melakukan “Pemetaan Sosial” untuk menganalisa potensi dan masalah yang di hadapi di level masyarakat, dan program unggulan jangka menengah yang akan dilaksanakan oleh PHM dan semua program yang dilaksanakan  fokus pada pemberdayaan masyarakat dan optimalisasi peran pemuda dan perempuan, pengurangan tingkat kemiskinan dan pengangguran serta peningkatan kemampuan ekonomi/pendapatan ke depannya.

Ditambahkannya ada beberapa program unggulan yang akan dilaksanakan oleh pihak PHM, yaitu:

  • Petani Millenial (senipah)
  • Sekolah Rawa Hutan (Tani Baru)
  • NelayanKU Hebat ( Muara Pantuan dan Sepatin)
  • Kampung Bekantan Mangrove Widiawisata
  • Kampung Budaya Sungai Bawang
  • Betulungan Beberseh Kampong (Betukang)

“dan untuk pola penganggaran yang diberikan oleh Pihak PHM adalah semakin akhir tahun pelaksanaan anggaran yang diberikan semakin menurun dengan harapan masyarakat yang di intervensi dengan program dapat mandiri dan berkelanjutan dalam melaksanakan program yang telah diberikan” Jelas Elis.

Elis Fauziyah berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara tersedianya data terkait validasi warga miskin di Ring 1 PHM, data lahan dan proses Clear n Clean terhadap lahan yang akan dijadikan pilot project.

Sementara itu Kasubag Perencanaan Bappeda Kukar Saiful Bahri menambahkan bahwa apa yang telah dan akan dilakukan oleh pihak PHM telah searah, satu persepsi dan satu frekuensi dengan prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu pada Penurunan Kemiskinan dan Pengangguran dan Peningkatan Ekonomi masyarakat melalui  Pengembangan sektor Pertanian dan Pariwisata.

Ditambahkan Saiful perlu ada dokumen bersama yang terintegrasi untuk saling bersinergi dalam pelaksanaan program,sehingga target prioritas dari kabupaten dan target program dari TJSP yaitu Penurunan Kemiskinan / pengangguran dan peningkatan ekonomi dapat tercapai. (Nop)